Nicepay bidik pasar e-commerce Indonesia

20 April 2016

JAKARTA. Provider pembayaran online asal Korea, NicePay kepincut pasar e-commerce tanah air. Pasalnya, pengguna telepon selular di Indonesia diprediksi menjadi 84 juta pada tahun ini.

CEO NicePay Indonesia Dina Kim mengatakan, Indonesia merupakan pasar e-commerce yang pertumbuhannya paling cepat di dunia. Menurutnya, selain mengincar pemain e-commerce besar, NicePay juga membidik pasar UKM yang menjual produk lewat media sosial. Sebab, metode pembayaran jadi hal yang krusial dalam transaksi jual beli online.

Untuk menggaet pasar Indonesia, NicePay sudah bekerjasama dengan 10 bank nasional. NicePay menyediakan layanan pembayaran lewat metode transfer, kartu kredit dan pembayaran offline seperti mesin EDC yang disebut LinkPay.

Lantaran di Indonesia metode transfer masih dominan 85%, NicePay mengedepankan layanan yang disebut transfer pay. Lewat layanan ini, Dina meyebut, setiap pelaku e-commerce dan usaha kecil lain tak ribet mengakomodir konsumennya yang punya akun rekening di bank berbeda, sehingga tidak terkena biaya kliring.

"Untuk UKM yang tidak punya website atau shopping cart, mereka juga bisa gunakan platform ini dan dapat fitur back office digital invoicing," papar Dina, Rabu (20/4).

Dengan fitur itu, para pelaku UKM cukup mengisi formulir berisikan informasi konsumennya, termasuk nomor telepon selular. "Jadi begitu uang masuk, konsumen dapat konfirmasi lewat SMS bahwa pesanannya akan diproses," ujar Dina.

Saat ini, sudah ada 80 merchant yang bekerjasama dengan NicePay, termasuk e-commerce seperti Elevenia, Tiket.com, Pegi-Pegi, Shopee dan Bhinneka.com.


Reporter Dian Sari Pertiwi
Editor Dupla KS
Published by
Nicepay bidik pasar e-commerce Indonesia